Penting! 7 Kesalahan Saat Memilih Plafon Rumah

Dalam dunia konstruksi, masih banyak orang menganggap plafon hanya sebagai pelengkap interior. Padahal, kesalahan saat memilih plafon dapat memengaruhi kenyamanan dan ketahanan hunian dalam jangka panjang. Selain membuat ruangan terlihat lebih rapi dan estetik, plafon juga berfungsi untuk melindungi bagian atas ruangan serta membantu menjaga suhu di dalam rumah.

Karena perannya yang cukup penting, memilih plafon tidak bisa dilakukan hanya berdasarkan harga atau tampilannya saja. Ada faktor-faktor lain yang perlu dipertimbangkan seperti material penyusun, kondisi ruangan, proses pemasangan, hingga perawatannya.

Sayangnya, masih banyak pemilik rumah yang mengabaikan aspek-aspek tersebut. Sebagai akibatnya, plafon cepat mengalami kerusakan seperti retak, melengkung, atau bocor.

Nah, untuk menghindari hal itu, penting untuk memilih plafon rumah dengan benar. Berikut beberapa kesalahan saat memilih plafon yang umum dilakukan oleh orang awam.

 

1. Hanya Fokus pada Harga Murah

Harga seringkali menjadi pertimbangan utama ketika membeli plafon rumah. Umumnya, kesalahan ini berakar dari anggapan bahwa plafon hanya pelengkap ruangan yang tidak terlalu memengaruhi kualitas maupun kenyamanan rumah.

Pada realitanya, memilih plafon hanya karena harganya murah adalah keputusan yang kurang tepat dan justru dapat merugikan di kemudian hari. Hal ini dikarenakan, plafon yang dijual dengan harga sangat murah belum tentu memiliki kualitas yang baik.

Plafon yang kurang berkualitas cenderung cepat rusak dan memiliki ketahanan yang rendah terhadap kelembapan. Maka seiring waktu, plafon dapat mengalami kerusakan seperti retak, melengkung, bahkan ditumbuhi jamur. Jika hal ini terjadi, Anda harus mengeluarkan biaya tambahan untuk perbaikan atau bahkan mengganti keseluruhan plafon.

 

2. Tidak Mempertimbangkan Kondisi Ruangan

Tiap ruangan memiliki kondisi dan kebutuhan yang berbeda, sehingga pemilihan plafon juga sebaiknya disesuaikan. Misalnya, area dapur dan kamar mandi memiliki tingkat kelembapan yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan kamar tidur. Sehingga, dianjurkan untuk memilih plafon yang tahan terhadap tingkat kelembapan tinggi.

Jika kondisi ruangan diabaikan, spesifikasi plafon bisa jadi tidak memenuhi kebutuhan sehingga terjadi masalah. Plafon yang tidak dirancang untuk area lembap, misalnya, dapat mudah berjamur, bocor, serta berubah warna.

Untuk area dengan tingkat kelembapan tinggi, plafon PVC dapat menjadi pilihan yang tepat karena tahan air dan tidak mudah berjamur. Selain itu, material ini juga mampu menahan perubahan suhu dengan baik.

 

3. Mengabaikan Kualitas Material Pembuat Plafon

Perlu diketahui bahwa tidak semua plafon terbuat dari material dengan kualitas yang sama. Perbedaan jenis, ketebalan, kepadatan, hingga proses produksinya tentu menghasilkan kualitas dan daya tahan yang berbeda pula.

Plafon yang dibuat dengan material berkualitas tinggi umumnya memiliki ciri-ciri berikut:

  • Permukaan yang lebih rata
  • Warna yang konsisten
  • Kekuatan yang baik (tidak mudah retak)
  • Mampu bertahan terhadap perubahan suhu dan kelembapan

Sebaliknya, plafon dengan kualitas rendah cenderung memiliki warna dan permukaan yang tidak rata, serta memiliki ketahanan yang kurang baik. Hal ini membuat plafon cepat rusak dan membutuhkan biaya perawatan jangka panjang yang cukup tinggi.

Baca juga: Mengenal Jenis-Jenis Material Plafon Rumah

 

4. Salah Memilih Warna dan Desain

Selain kualitas, tampilan plafon juga tidak kalah penting. Kesalahan dalam memilih kombinasi warna dan desain plafon dapat membuat ruangan terlihat kurang harmonis dan terasa lebih sempit atau gelap.

Sebagai contoh, plafon berwarna terang seperti putih atau krem dapat memberi kesan ruangan yang lebih luas dan bersih. Sebaiknya, warna gelap lebih cocok diaplikasikan untuk ruangan yang berukuran besar untuk menambah tingkat kenyamanan dan kesejukan.

Desain plafon juga sebaiknya disesuaikan dengan gaya atau tema interior rumah, seperti minimalis, modern, klasik, atau industrial. Hindari penggunaan ornamen atau detail yang terlalu rumit pada ruangan kecil karena justru dapat membuat ruangan terasa lebih sesak dan ramai.

 

5. Tidak Memperhitungkan Tinggi Ruangan

Kesalahan lain yang sering terjadi adalah tidak memperhitungkan tinggi ruangan. Padahal, faktor ini sangat penting untuk menentukan desain dan bentuk plafon yang cocok.

Untuk ruangan dengan tinggi langit-langit rendah, sebaiknya hindari penggunaan plafon bertingkat (drop ceiling) agar ruangan tidak terasa pengap. Plafon bertingkat lebih ideal untuk rumah dengan plafon yang cukup tinggi agar memberi kesan luas, elegan, dan memiliki desain yang menarik.

Agar tidak salah pilih, tentukan model plafon terlebih dahulu sebelum membeli. Pertimbangkan tinggi ruangan dan pilih desain yang sesuai dan tidak hanya enak dipandang, tapi juga nyaman untuk ditempati.

 

6. Melakukan Semua Proses Sendiri

Memasang plafon bukanlah hal yang mudah, terutama pada ruangan yang besar dan memiliki desain yang rumit. Jika dilakukan tanpa tenaga profesional, hasilnya mungkin akan kurang memuaskan.

Beberapa masalah yang dapat timbul karena kesalahan saat pemasangan antara lain:

  • Sambungan plafon yang tidak rapi
  • Rangka kurang kuat
  • Lampu tidak dapat menjangkau seluruh ruangan

Memanggil tenaga profesional memang membutuhkan biaya tambahan, namun hasil yang diperoleh biasanya lebih presisi dan tahan lama.

 

7. Mengabaikan Perawatan Jangka Panjang

Terakhir, banyak pemilik rumah menganggap bahwa tugas mereka selesai setelah plafon berhasil dipasang dengan baik. Padahal, plafon juga memerlukan perawatan dalam jangka panjang.

Kebutuhan perawatan plafon berbeda-beda tergantung jenis material penyusunnya. Beberapa jenis plafon memerlukan pengecatan ulang secara berkala, namun ada juga yang perlu diperiksa dari waktu ke waktu untuk menjaga tampilannya.

Plafon PVC adalah salah satu jenis plafon dengan perawatan yang minim. Material ini hanya perlu dibersihkan dari debu atau noda dengan kain kemoceng atau sapu berbulu lembut. Untuk noda membandel, Anda bisa gunakan lap basah atau kain microfiber yang telah diberi sabun khusus.

Baca juga: Plafon PVC: Apa Saja Kelebihannya?

 

Dapatkan Plafon Berkualitas di Rumah Plafon

Rumah Plafon menawarkan berbagai pilihan plafon TACO berkualitas dan tahan lama. Kami siap membantu Anda memastikan bahwa setiap proyek mendapatkan material plafon yang tepat, baik dari segi material, waktu pengerjaan, hingga anggaran.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi tim kami via WhatsApp sekarang juga.

Related posts

Leave the first comment

Konsultasi GRATIS via WhatsApp